Dua Atlet Poliban Raih Podium BAMARA Sport Climbing Competition 2026
![]() |
| Potret penyerahan piagam penghargaan di atas panggung kompetisi. |
Dua mahasiswa Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) berhasil mengamankan podium dalam BAMARA Sport Climbing Competition 2026 tingkat Kalimantan Selatan. Muhammad Zaky Zaidan dari Program Studi Sarjana Terapan TBR meraih juara II Lead Umum, sementara Syilfi Nur Atika dari Program Studi D3 Teknik Listrik menyabet juara III Speed WR Umum Putri. Kompetisi bergengsi ini menjadi ajang pemanasan sekaligus pijakan penting bagi keduanya untuk menghadapi kejuaraan tingkat nasional.
Bagi Zaky, keikutsertaan dalam kejuaraan ini merupakan bagian dari agenda sirkuit panjat tebing provinsi. Ajang ini menjadi momentum krusial untuk mengumpulkan poin menuju Kejuaraan Nasional (Jurnas) pada Desember mendatang. “Ajang ini wajib diikuti demi mengamankan poin Jurnas tahun ini,” ujar Zaky. Guna mencapai target tersebut, ia rutin berlatih intensif dua kali sehari di sela-sela pekerjaannya sebagai pengawas di Adhyaksa.
Di sisi lain, Syilfi sudah sering dipercaya Poliban untuk turun di berbagai kompetisi terbuka tingkat provinsi. Atlet yang awalnya berfokus pada kategori boulder ini mengaku baru menekuni nomor speed selama dua tahun terakhir. Peralihan tersebut terjadi setelah pelatih melihat potensi dan kelincahan kakinya di arena pertandingan.
Tantangan berbeda dialami Syilfi yang harus menyiasati padatnya jadwal magang dengan sistem kerja 12 jam. Keterbatasan waktu ini memaksanya memutar otak agar bisa tetap berlatih mandiri pada waktu subuh atau larut malam. Meski fisiknya sempat menurun di babak final, ia meyakini ketenangan batin adalah kuncinya. “Ketenangan mental dan pikiran menjadi kunci terpenting saat bertanding,” jelasnya membagikan strategi.
Ketangguhan mental tersebut akhirnya membawa mereka berdua melampaui target awal. Zaky yang semula mematok target minimal juara ketiga, justru sukses menyabet posisi kedua. “Alhamdulillah saya meraih juara kedua, hasil ini melampaui ekspektasi awal,” ungkap Zaky bersyukur. Hasil tak kalah unik ditorehkan Syilfi yang sukses mengamankan podium ketiga usai berhadapan langsung dengan saudara kembarnya di arena persaingan.
Pencapaian gemilang kedua atlet ini merupakan buah manis dari besarnya dukungan lingkungan sekitar. Kehadiran keluarga, rekan sesama atlet, hingga bimbingan pihak kampus menjadi sumber kekuatan utama selama mereka bertanding. Dukungan penuh dari orang-orang terdekat inilah yang selalu menjadi bahan bakar mereka untuk terus melangkah lebih jauh.
Setelah perhelatan BAMARA usai, perjalanan mereka berlanjut menuju target yang lebih besar. Zaky membidik hasil maksimal pada Jurnas mendatang, sementara Syilfi mengincar posisi tiga besar kejuaraan nasional di Kalimantan Timur. Keduanya menaruh harapan agar capaian ini mampu memantik semangat mahasiswa Poliban lainnya untuk turut berprestasi. "Semoga kedepannya semakin banyak bibit atlet panjat tebing yang lahir dari Poliban," harap Zaky. Senada dengan hal itu, Syilfi turut mengajak mahasiswa berani keluar dari zona nyaman. “Kejar impian setinggi mungkin dan hiraukan keraguan orang lain selagi jalan yang kita tempuh benar,” pungkas Syilfi.
Reviewed by LPM Lensa Poliban
on
Rabu, Oktober 14, 2026
Rating:


Tidak ada komentar