Apple Developer Academy Buka Peluang Berkembang di Dunia Teknologi
![]() |
| Suasana kegiatan sosialisasi Apple Developer Academy di Poliban. |
Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) berkolaborasi dengan Career Development Center (CDC) menggelar roadshow Apple Developer Academy di Gedung Serbaguna Poliban, Rabu (26/8/2026). Mengusung tema “Stand Out with AI: Preparing Your Academy Application”, kegiatan ini dihadiri sekitar 400 mahasiswa. Kepala Sub Bagian Akademik Poliban, Fredy Herdianto, S.E., M.M., menyambut antusias penawaran kerja sama ini. “Pihak Apple Developer Academy menghubungi kami dan menawarkan Poliban sebagai salah satu lokasi pelaksanaan roadshow di Banjarmasin,” ungkapnya.
Program Apple Developer Academy merupakan pelatihan intensif secara luring selama sembilan bulan yang tersebar di lima lokasi, yakni Tangerang, Jakarta, Surabaya, Batam, dan Bali. Peserta yang lolos tidak dipungut biaya, dan justru mendapat fasilitas tunjangan hidup bulanan serta perangkat MacBook dan iPhone sebagai perangkat pendukung dalam kegiatan pembelajaran. Menariknya, program ini terbuka untuk umum dan sama sekali tidak mewajibkan pesertanya memiliki latar belakang Teknologi Informasi (TI).
Marketing Section Head Apple Developer Academy, Sekar Wibowo, menjelaskan bahwa akademi ini sangat berbeda dari bootcamp teknis pada umumnya. Pendekatan belajar yang digunakan bersifat menyeluruh guna melatih peserta menciptakan solusi nyata dari sebuah persoalan. “Di Apple Developer Academy, proses belajar dilakukan dari awal hingga akhir guna mengidentifikasi setiap permasalahan atau peluang untuk pengembangan yang ada di sekitar mereka,” jelas Sekar.
Pada bulan-bulan pertama, peserta difokuskan pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan riset pemecahan masalah. Setelah pondasi tersebut kuat, barulah kemampuan teknis seperti pemrograman, desain, dan literasi AI mulai diajarkan secara mendalam. Sekar menegaskan bahwa keberagaman latar belakang justru sangat dibutuhkan untuk menciptakan produk teknologi yang komprehensif. “Setiap orang tentu memiliki keahliannya masing-masing,” tambahnya.
Dengan keterbukaan Academy untuk semua latar belakang, Sekar mengingatkan mahasiswa non-TI agar tidak ragu mencoba. "Jangan merasa tidak mampu mengikuti program ini hanya karena tidak memiliki latar belakang pendidikan TI,” tegasnya. Calon peserta harus melewati beberapa tahapan seleksi, mulai dari peninjauan CV dan portofolio, tes daring, wawancara, hingga diskusi kelompok. Pendaftaran Apple Developer Academy berlangsung sejak April hingga 14 September 2026.
Bagi Poliban, program ini dinilai sangat strategis untuk membekali calon alumni sebelum bersaing di dunia kerja. Fredy menaruh harapan besar agar nantinya ada mahasiswa Poliban yang berhasil lolos, mengingat sejauh ini belum ada perwakilan dari kampusnya. “Pada intinya, kami ingin lulusan Poliban memiliki nilai tambah sehingga lebih cepat terserap di dunia kerja. Apabila ada yang berhasil lolos, hal tersebut tentu akan mengharumkan nama almamater,” tutup Fredy.
Reviewed by LPM Lensa Poliban
on
Kamis, Oktober 08, 2026
Rating:


Tidak ada komentar