Kapasitas Gedung Terbatas, Wisuda ke-37 Poliban Dibagi Dua Sesi

Potret suasana wisuda Politeknik Negeri Banjarmasin tahun 2025.

Wisuda ke-37 Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) yang akan dilaksanakan pada 23 September 2026 mendatang resmi dibagi menjadi dua sesi. Kebijakan baru ini berbeda dari pelaksanaan wisuda pada tahun-tahun sebelumnya yang hanya digelar dalam satu sesi. Koordinator Kesekretariatan Wisuda Poliban Fredy Herdianto, S.E., M.M., menyebutkan bahwa alasan utama pembagian sesi ini adalah keterbatasan kapasitas Gedung Sultan Suriansyah yang menjadi tempat acara. "Kapasitas gedungnya maksimal tidak mencapai seribu, seperti tahun lalu yang hanya menampung sekitar 800 orang. Sementara itu, estimasi peserta harus dikalikan tiga karena setiap wisudawan didampingi oleh orang tua," ujarnya.

Jumlah wisudawan tahun ini mencapai 1.143 orang, belum termasuk orang tua atau wali yang turut hadir mendampingi. Rencana pembagian sesi ini sebenarnya sudah mulai dibahas panitia sejak sekitar sebulan lalu, tepatnya sejak Agustus melalui serangkaian rapat persiapan. "Jika tetap dipaksakan satu sesi, kondisinya akan sangat tidak nyaman dan berdesak-desakan. Mengingat pengalaman wisuda tahun lalu, pelaksanaan dalam satu sesi sudah terlalu memaksakan kapasitas ruangan," tegas Fredy.

Dari evaluasi tersebut, panitia akhirnya memutuskan format dua sesi diterapkan pada tahun ini. Sesi pertama akan diisi oleh wisudawan dari Jurusan Teknik Sipil dan Kebumian dan Teknik Mesin, sementara sesi kedua dari Jurusan Teknik Elektro, Akuntansi, dan Administrasi Bisnis. Pemilihan Jurusan Teknik Mesin di sesi pertama dilakukan karena pada sesi tersebut disisipkan agenda orasi ilmiah dalam rangka Dies Natalis Poliban yang jatuh pada tanggal 23 September.

Narasumber orasi ilmiah kali ini berasal dari Trakindo yang memiliki keterkaitan langsung dengan bidang keilmuan Jurusan Teknik Mesin. Adapun Jurusan Teknik Sipil dan Kebumian turut digabungkan pada sesi ini dengan mempertimbangkan jumlah wisudawannya yang cukup banyak. Menyikapi penambahan agenda tersebut, pihak panitia sengaja memadatkan jumlah peserta di sesi pertama. Pengaturan ini dirancang agar ada waktu yang cukup untuk membersihkan dan mensterilkan area sebelum pukul 12.00 WITA, sehingga alur keluar-masuk wisudawan antar-sesi dapat berjalan tertib.

Guna memastikan skenario waktu operasional tersebut berjalan lancar, panitia mematangkan teknis pelaksanaan melalui rapat koordinasi dan penjadwalan gladi bersih pada 22 September 2026. Pada hari pelaksanaan, registrasi wisudawan beserta orang tua juga akan diatur ketat mulai pukul 08.30 hingga 09.00 WITA sebelum prosesi senat dimulai. Kedisiplinan waktu ini menjadi syarat wajib dari panitia agar seluruh rangkaian acara pada kedua sesi tidak mengalami keterlambatan dari jadwal yang telah ditetapkan.

Dengan berlakunya format baru ini, Fredy menyatakan bahwa skema dua sesi kemungkinan besar akan kembali diterapkan pada tahun depan, setidaknya hingga Poliban memiliki fasilitas gedung mandiri berkapasitas besar. "Kami berharap seluruh rangkaian wisuda dapat berjalan lancar dan tertib. Ketertiban ini tidak hanya mencakup kelancaran acara di lapangan, tetapi juga tertib secara administrasi untuk kebutuhan pelaporan dan dokumentasi," tutupnya.

Penulis: Laily Nadia Hapsari dan Tiara Lestari
Kapasitas Gedung Terbatas, Wisuda ke-37 Poliban Dibagi Dua Sesi Kapasitas Gedung Terbatas, Wisuda ke-37 Poliban Dibagi Dua Sesi Reviewed by LPM Lensa Poliban on Selasa, September 22, 2026 Rating: 5

Tidak ada komentar