Strategi Poliban Pertahankan Posisi 9 Besar pada PORSENI 2026

Pemenang Porseni Poliban
Foto bersama beberapa atlet peraih medali Poliban pada ajang Porseni 2026.

Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) sukses menempati sembilan besar nasional pada Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) 2026 di Medan. Prestasi tersebut diraih dengan mengirimkan 28 atlet, kurang dari separuh jumlah kontingen Poliban pada Porseni sebelumnya di Malang yang mencapai sekitar 60 atlet. Semangat sportivitas, seni, dan prestasi tercermin dalam tema yang diangkat pada PORSENI tahun ini, yaitu "Suportif Bertanding, Indah Berkesenian, Prestasi Kita Gemakan."

Pada Porseni 2026, Poliban menerapkan pendekatan berbeda dalam menentukan atlet yang diberangkatkan. "Dengan mempertimbangkan jarak tempuh ke Medan dan kondisi anggaran, kami menentukan atlet berdasarkan rekam jejak, pengalaman bertanding, serta potensi untuk memberikan hasil terbaik. Kami berharap mereka dapat berkompetisi secara optimal dan membawa prestasi bagi Poliban," jelas H. M. Syafwansyah Effendi, S.T., M.T., selaku Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Poliban.

Syafwansyah juga menegaskan bahwa, "Keikutsertaan dalam Porseni merupakan bentuk komitmen kampus dalam mengapresiasi dan mewadahi potensi mahasiswa di bidang non akademik,". Strategi penyeleksian tersebut membuahkan hasil dengan raihan 20 medali, terdiri atas tujuh emas, delapan perak, dan lima perunggu, yang mengantarkan Poliban pada peringkat kesembilan nasional. Raihan tersebut berasal dari sejumlah cabang olahraga, di antaranya bulu tangkis, panjat tebing, tenis meja, dan bola basket.

Nayla Atlet Bulu Tangkis
Nayla berlaga di lapangan dan berpose memegang medali juara.

Salah satu atlet Poliban, Nayla Ramadhania Taisir, mahasiswa semester 5 Program Studi D4 Bisnis Digital, berlaga di cabang bulu tangkis nomor beregu dan perorangan putri pada 28 – 30 Juli 2026. Setelah mempersiapkan diri selama sekitar satu bulan di sela perkuliahan, Nayla menghadapi jadwal pertandingan yang padat dan hal tersebut menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi dirinya. "Tenaga, fisik, dan mental terkuras. Kami sampai menggunakan tapping dan kompres dengan es untuk menjaga kondisi," ungkap Nayla.

Syafwansyah menilai perjuangan para atlet menjadi bagian penting dari capaian Poliban. "Medali itu tidak mudah didapatkan, perjuangannya luar biasa. Saya melihat langsung perjuangan mereka untuk mendapatkan itu, dan itu sangat membanggakan bagi kami," jelasnya. Untuk mendukung atlet, Poliban menyediakan perlengkapan, transportasi, akomodasi, serta perhatian terhadap kesehatan dan gizi, dengan pembinaan yang turut didampingi pelatih dan pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sejak perekrutan hingga mengikuti berbagai kejuaraan.

Setelah konsisten masuk sepuluh besar pada Porseni tahun 2022 dan 2024, yaitu meraih peringkat delapan, serta peringkat sembilan pada 2026, strategi pembinaan atlet Poliban dilakukan melalui penjaringan mahasiswa berprestasi, pemberian keringanan atau pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT), serta pembentukan komunitas atlet sebagai wadah pendampingan. "Ke depan, semoga Poliban bisa membidik capaian yang lebih tinggi dengan terus membina dan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang," harap Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja sama Poliban.

Penulis: Siti Syifa Anggraeni Ismil, Risna Yulida
Strategi Poliban Pertahankan Posisi 9 Besar pada PORSENI 2026 Strategi Poliban Pertahankan Posisi 9 Besar pada PORSENI 2026 Reviewed by LPM Lensa Poliban on Rabu, September 16, 2026 Rating: 5

Tidak ada komentar