Permudah Mobilitas Sivitas Akademika, Poliban Operasikan Fasilitas Bus Terbaru
![]() |
| Bus baru penunjang mobilitas sivitas akademika Politeknik Negeri Banjarmasin. |
Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) kini mengoperasikan satu unit bus baru guna menunjang mobilitas sivitas akademika di luar kampus. Kehadiran fasilitas transportasi ini difokuskan untuk mendukung kelancaran Tridharma Perguruan Tinggi yang mencakup penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, pelaksanaan pendidikan, serta pengabdian kepada masyarakat, dan kegiatan akademik maupun non-akademik. "Karena kita kampus vokasi, Tridharma Perguruan Tinggi ada yang namanya pengabdian kepada masyarakat, kunjungan industri, dan kuliah ke tempat praktik kerja langsung yang memerlukan sarana dan prasarana tersebut," ungkap Rachmiyati, S.E., M.M., Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum.
Dari sisi kapasitas dan kenyamanan, armada terbaru ini mampu menampung hingga 32 orang termasuk pengemudi. Bus dilengkapi fasilitas pendingin udara (AC), televisi, sound system, serta modem Wi-Fi dengan kuota terbatas yang dapat ditambah secara mandiri oleh pengguna. Pengelola juga telah mengukur efisiensi bahan bakarnya pada perjalanan perdana. "Dari jalan pertama tadi sudah ngukur. Jadi rata-rata 20 liter itu untuk 80 kilometer. Memakai Dexlite," jelas Rachmi.
Pemanfaatan fasilitas ini terbuka bagi seluruh sivitas akademika, termasuk Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) untuk agenda seperti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Pengguna wajib mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP), dengan mengajukan surat permohonan izin kepada Direktur, Joniriadi, S.ST., M.T., serta atas persetujuan Wakil Direktur III, H. M. Syafwansyah Effendi, S.T., M.T. "Bisa, cuman sesuai urgensi, sesuai aturan yang kita berlakukan, izinnya Direktur dan Wadir 3. Biaya operasional ditanggung pengguna," tegas Rachmi.
Meski mendapat armada baru, Poliban sebenarnya masih memiliki satu unit bus lama dan satu unit mobil hiace yang melengkapi ketersediaan menjadi tiga unit. Namun, pemakaian bus lama sering kali ditunda karena kekhawatiran akan kerusakan mesin di jalan. Masalah ini diperparah oleh ketiadaan pengemudi tetap. Pada kondisi mendesak, seperti kunjungan industri ke Bati-Bati, kampus terpaksa menyewa pengemudi lepas dari luar. "Bus lama bisa beroperasi, cuma kita takut kalau ada masalah di jalan dan driver kita belum bisa handle. Pengoperasian ini juga masih terkendala karena sementara ini status mereka adalah driver paruh waktu," urainya.
Pengelolaan operasional transportasi ini akan terus didorong agar sejalan dengan aturan yang berlaku demi kelancaran mobilitas bersama. Menutup penjelasannya, Rachmi menekankan bahwa pengadaan fasilitas ini sepenuhnya berfokus pada program kampus. "Harapan saya adanya bus itu bisa memperlancar tridarma kita, pengabdiannya, kunjungan industri, dan kegiatan-kegiatan lain supaya terlaksana semua," tutupnya.
Reviewed by LPM Lensa Poliban
on
Senin, September 14, 2026
Rating:


Tidak ada komentar