Resmi Terpilih, Pimpinan Umum LPM Lensa Poliban 2026/2027 Paparkan Arah Kepemimpinan
Lembaga
Pers Mahasiswa (LPM) Lensa Politeknik Negeri Banjarmasin resmi menetapkan
pimpinan umum baru untuk periode 2026/2027. Penetapan tersebut dilaksankan
melalui Musyawarah Istimewa (Muswa) pada sabtu, 31 Januari 2026, sebagai bagian
dari mekanisme organisasi demi menjamin keberlanjutan kepemimpinan dan arah
gerak lembaga. Dalam forum tersebut, pemilihan pimpinan umum dilakukan secara
terbuka dan demokratis. Sosok pimpinan baru terpilih setelah melalui rangkaian
proses pencalonan, penyampaian visi misi bagi setiap calon, hingga sesi tanya
jawab yang melibatkan peserta Muswa.
Pimpinan
Umum terpilih, Aulia Zulfa Nazwarni yang akrab disapa Zulfa, mengungkapkan
bahwa sejak awal dirinya mencalonkan diri tanpa ekspektasi tinggi. Ia menyadari
bahwa para kandidat lain memiliki kapasitas dan potensi yang sama kuatnya.
Meski demikian, Zulfa menegaskan bahwa visi dan misi yang telah ia susun
disampaikan secara terbuka dalam forum Musyawarah Istimewa (Muswa), disertai
kesiapan untuk menjawab berbagai pertanyaan dan masukan dari peserta forum.
“Awalnya saya hanya mencalonkan diri tanpa berekspektasi tinggi. Setelah
melalui proses Muswa dan penyampaian visi misi, alhamdulillah saya dipercayai
oleh rekan-rekan sebagai Pimpinan Umum LPM Lensa 2026/2027,” ujarnya.
Dalam
periode kepemimpinannya, Zulfa, menekankan bahwa program prioritas belum
ditetapkan secara final. Hal ini dikarenakan keberlangsungan program organisasi
harus dirundingkan terlebih dahulu bersama jajaran fungsionaris agar keputusan
yang diambil bersifat kolektif dan berkelanjutan. Meski begitu, ia memiliki
gambaran awal terkait arah kepengurusan ke depan, yakni memperbanyak kegiatan
pelatihan dan belajar bersama, khususnya di bidang desain, kepenulisan,
fotografi, dan videografi. Selain itu, pemanfaatan media sosial juga akan
dioptimalkan agar LPM Lensa lebih aktif dan dikenal luas. “Setiap kepengurusan
pasti memiliki gebrakannya masing-masing. Insyaallah kami ingin memperbanyak
pelatihan dan memaksimalkan media sosial, tentu tetap melalui diskusi bersama
fungsionaris,” jelasnya.
Menanggapi
perkembangan teknologi sekarang, ia menilai bahwa LPM Lensa perlu terus
mengikuti arus zaman, terutama dalam pemanfaatan media sosial. Namun demikian,
ia juga menegaskan pentingnya mempertahankan karya jurnalistik cetak sebagai
arsip fisik organisasi. “Media digital penting, tapi karya cetak juga harus
tetap dipertahankan agar ada arsip fisik yang bisa menjadi identitas dan
sejarah LPM Lensa,” katanya. Menurutnya, keberadaan Instagram sebagai salah
satu platform digital LPM Lensa memiliki peran yang sangat besar, baik dalam
memperluas jangkauan publik maupun membangun kepercayaan untuk kerja sama
internal dan eksternal, termasuk sponsorship dan undangan kegiatan.
Dalam
upaya meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab anggota, Pimpinan Umum
terpilih menekankan pentingnya komunikasi yang baik, keteladanan dari pengurus
inti, serta kejelasan jobdesk dan aturan sejak awal. Evaluasi dan laporan
berkala juga akan diterapkan melalui rapat rutin antar pengurus dan anggota. Ia
juga berkomitmen untuk membangun pola komunikasi internal yang lebih terbuka
guna meminimalisir miskomunikasi dan menumbuhkan rasa saling menghargai.
Sementara itu, untuk menjaga kepercayaan publik terhadap karya dan pemberitaan
LPM Lensa, ia menegaskan pentingnya kejujuran yang transparan, tanggung jawab,
dan komunikasi publik yang baik. Beberapa target yang ingin diraih selama masa
kepemimpinannya antara lain peningkatan kualitas karya jurnalistik, raihan
prestasi dan penghargaan, meningkatnya kedisiplinan anggota, serta terjalinnya
komunikasi internal yang lebih baik. Ia juga berharap peran DPRO dapat terus
hadir melalui saran, masukan, serta silaturahmi yang terjaga, sehingga relasi
LPM Lensa semakin luas dan bermanfaat bagi kepengurusan aktif.
Pimpinan
umum periode 2025/2026, Dewi Oktovia Saleha, menyampaikan pesan kepada
kepengurusan LPM Lensa yang baru agar tetap menjaga inisiatif dan loyalitas
anggota, terutama saat organisasi berada dalam kondisi yang tidak ideal.
Menurutnya, dalam masa-masa sulit seperti itu yang menjadi ujian nyata dalam
berorganisasi. “Pertahankan inisiatif kalian dan tetap bertahan di organisasi
ini, bahkan saat kondisinya terasa berat. Di saat sulit itulah loyalitas
benar-benar diuji,” ujarnya. Ia juga berharap kepengurusan baru mampu merangkul
seluruh anggota dan membawa LPM Lensa menjadi lebih baik serta semakin
produktif dalam menyajikan informasi yang bermanfaat bagi publik.
Reviewed by LPM Lensa Poliban
on
Selasa, Februari 03, 2026
Rating:


Tidak ada komentar