Wajah Baru Kantin Poliban Dinanti, Mahasiswa Berharap Segera Beroperasi
Kantin Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) saat ini tengah menjalani proses perbaikan untuk meningkatkan kenyamanan serta kelayakan fasilitas bagi mahasiswa. Renovasi ini menjadi perhatian warga kampus, karena selama ini memanfaatkan fasilitas tersebut untuk tempat makan dan beristirahat di sela perkuliahan.
Wakil Direktur II Poliban Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum, Riswan Yunida, S.E., M.M., menjelaskan bahwa sebagian besar struktur kantin sebelumnya masih berbahan kayu dan telah digunakan dalam waktu yang lama sehingga perlu dilakukan pembaruan. “Latar belakang perbaikan kantin ini karena kantin yang ada sekarang sudah cukup lama digunakan dan sebagian besar bangunannya masih terbuat dari kayu, sehingga sudah kurang layak,” ujarnya. Kedepannya, direncanakan konsep kantin akan menyerupai food court, dengan kios penjual akan mengelilingi area makan di bagian tengah.
Proses pembangunan kantin melibatkan beberapa pihak di lingkungan kampus. Tahapan dimulai dari perencanaan oleh bagian perencanaan Poliban, Unit Layanan Pengadaan (ULP) hingga pihak kontraktor yang telah ditunjuk melalui kontrak kerja. Pembangunan dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran, dimulai pembangunan dua blok kios kemudian dilanjut hingga sesuai dengan yang telah direncanakan.
Meski kantin sedang renovasi, kegiatan operasional kantin tidak terhambat karena yang dilakukan hanya di bagian belakang. “Walaupun pembangunan masih berjalan, kantin yang ada saat ini sebenarnya masih bisa digunakan oleh para penjual. Pembangunan dilakukan di bagian belakang,” jelas Riswan Yunida. Menurutnya penutupan kantin biasanya lebih dipengaruhi oleh kondisi lain seperti libur perkuliahan atau bulan puasa, bukan karena pembangunan.
Dari sisi mahasiswa, keberadaan kantin dinilai memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas perkuliahan, terutama saat jadwal kuliah padat. Salah satu mahasiswa, Muhammad Fadhil Ramadhan, mengaku kesulitan ketika kantin tidak beroperasi. “Sebagai mahasiswa, saya merasa keberatan karena harus mencari makan di luar kampus. Waktu istirahat jadi banyak terbuang untuk keluar masuk kampus,” ujarnya. Hal serupa disampaikan oleh Nabila Putri Aulia yang menilai kondisi tersebut dirasakan hampir seluruh mahasiswa. “Karena ini menyulitkan bagi saya sendiri dan mahasiswa lain. Apalagi untuk mahasiswa yang tidak memiliki transportasi, misalnya mahasiswa yang diantar ke kampus,” jelasnya.
Selain itu, Muhammad Ali Watoni, S.ST., M.T., dosen dari jurusan elektro sekaligus salah satu pengelola kantin, mengatakan bahwa selama kantin belum beroperasi, para pengelola hanya bisa menunggu hingga proses perbaikan selesai. Menurutnya keberadaan kantin sangat penting bagi mahasiswa karena membantu memenuhi kebutuhan makan dan minum serta menjadi tempat beristirahat di sela perkuliahan. “Kasihan juga mahasiswa kalau kantin lama tidak buka, karena waktu istirahat mereka terbatas untuk mencari makan atau minum,” ujarnya.
Melalui renovasi ini, pihak kampus berkomitmen menghadirkan fasilitas kantin yang lebih nyaman dan tertata bagi seluruh civitas akademika, baik sebagai sarana pemenuhan gizi maupun ruang interaksi selepas perkuliahan. Harapan serupa datang dari kalangan mahasiswa yang menginginkan suasana kantin yang lebih bersih, nyaman, dengan variasi menu beragam dan tetap terjangkau. Sejalan dengan itu, pihak pengelola kantin pun berharap pengerjaan ini segera rampung, agar fungsi kantin kembali optimal dalam melayani kebutuhan harian mahasiswa.
Reviewed by LPM Lensa Poliban
on
Selasa, April 14, 2026
Rating:


Tidak ada komentar