Politeknik Negeri Banjarmasin Tingkatkan Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru 2026/2027
![]() |
| Sumber foto: Google |
Menjelang tahun ajaran baru, Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) melakukan persiapan dan perencanaan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan PMB ini dijadwalkan mulai Februari hingga Agustus 2026 melalui seleksi nasional dan mandiri. Berbagai aspek pendukung, meliputi mekanisme seleksi masuk, penentuan kuota, hingga strategi promosi untuk menarik calon mahasiswa baru disiapkan Poliban secara terstruktur dan terintegrasi guna pelaksanaan PMB yang matang.
Jalur seleksi yang dibuka oleh Poliban tahun ini, yakni melalui Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) yang membuka jalur SNBP (Seleksi Nasional Berbasis Prestasi) dan SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes) melalui UTBK (Ujian Tertulis Berbasis Komputer). Selain itu, Poliban juga menyelenggarakan seleksi mandiri secara internal dengan biaya pendaftaran sebesar Rp. 150.000. Fredy Herdianto selaku Kepala Subbagian Akademik sekaligus perwakilan panitia PMB Poliban menjelaskan bahwa seleksi nasional mengikuti jadwal resmi SNPMB, sedangkan informasi seleksi mandiri akan diumumkan melalui laman resmi Poliban. “Seleksi nasional mengikuti jadwal SNPMB, sedangkan seleksi mandiri akan diumumkan setelah hasil UTBK keluar, pantau saja website Poliban,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pelaksanaan PMB tahun ini dilakukan secara daring, mulai dari pendaftaran hingga daftar ulang. “Fasilitas sistem pendukung telah kami siapkan,” tambahnya.
Adapun mengenai daya tampung, terdapat peningkatan pada sejumlah program studi dibandingkan tahun sebelumnya, di antaranya D3 Teknik Pertambangan, D4 Bisnis Digital, D3 Alat Berat, D4 Teknologi Rekayasa Geomatika dan Survei, serta D4 Teknologi Rekayasa Otomasi. Menurut Fredy, penambahan daya tampung dilakukan karena tingginya minat pendaftar serta upaya kampus membuka akses pendidikan yang lebih luas. “Minat pendaftar sangat tinggi. Poliban membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menempuh pendidikan tinggi,” ungkapnya. Ia juga menambahkan, peningkatan jumlah mahasiswa ini menjadi dasar pengajuan penambahan fasilitas kampus, seperti ruang kelas guna mendukung proses perkuliahan. Tak hanya itu, seputar pembukaan jurusan dan program studi baru, Fredy mengungkapkan Poliban berencana membuka program Magister Terapan yang saat ini masih dalam tahap persiapan. “Kami masih mempersiapkan magister terapan, semoga secepatnya bisa direalisasikan. Selain itu, kami juga membuka jalur RPL,” ungkapnya.
Dalam upaya mencapai target daya tampung yang mengalami peningkatan, Poliban memanfaatkan media sosial melalui kerja sama dengan influencer dan pembuatan video promosi. Tidak hanya melalui media sosial, upaya promosi juga dilakukan melalui pemasangan baliho, penyebaran flyer, serta sosialisasi ke sekolah-sekolah dengan melibatkan mahasiswa. Menurut Fredy, pendekatan mahasiswa dinilai lebih efektif dalam menarik minat calon mahasiswa. “Lebih efektif mahasiswa yang bergerak karena siswa lebih dekat dengan mahasiswa saat sosialisasi,” ujarnya.
Sementara itu, terkait mekanisme Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa baru tahun ini sama seperti sebelumnya, dengan pembagian beberapa golongan yang disesuaikan berdasarkan jalur masuk. Sebagai bentuk dukungan, Politeknik Negeri Banjarmasin bekerja sama dengan lembaga dan industri untuk menyediakan beasiswa guna meringankan beban mahasiswa. Tahun ini, Poliban menawarkan beberapa beasiswa, di antaranya Program KIP-K dari pemerintah, PT SIS, dan program 1000 Sarjana dari Pemerintah Kabupaten Balangan. Bantuan yang ditawarkan dapat berupa pembebasan UKT, bantuan biaya hidup, maupun keduanya. Seleksi dan informasi lanjutan akan dilakukan mandiri oleh lembaga atau industri terkait.
Di samping itu, Poliban juga melakukan evaluasi terhadap program studi yang memiliki jumlah peminat yang rendah. Fredy menyebutkan salah satu faktor utama rendahnya peminat adalah kurangnya informasi yang diketahui masyarakat mengenai program studi tersebut. “Orang-orang kebanyakan masih belum paham beberapa program studi itu tentang apa,” tuturnya. Untuk mengatasi hal tersebut, Poliban berupaya mengatur strategi promosi yang lebih gencar. Fredy menambahkan salah satu strategi promosi yang bisa dipakai adalah melalui peran alumni dan mahasiswa sebagai penyebar informasi mengenai keunggulan dan prospek program studi tersebut. “Sebenarnya yang meningkatkan minat itu bisa dari mahasiswa, kami berharap juga sama alumni balik untuk mempromosikan kampusnya,” tambahnya.
Dengan berbagai perencanaan tersebut, Politeknik Negeri Banjarmasin menunjukkan komitmennya dalam menyelenggarakan PMB 2026/2027 secara terencana dan komprehensif. Melalui peningkatan kuota, penguatan sistem daring, strategi promosi yang lebih luas, pengaturan UKT yang terstruktur, hingga penyediaan berbagai program beasiswa, Poliban berupaya membuka akses pendidikan tinggi seluas-luasnya bagi masyarakat. Kampus berharap calon mahasiswa baru mendatang merupakan bibit-bibit unggul dengan tingkat persaingan yang ketat sehingga mahasiswa masuk dengan baik, berkembang selama perkuliahan, dan lulus dengan hasil yang optimal.
Penulis: Siti Nur Annisa, Risna Yulida
Reviewed by LPM Lensa Poliban
on
Jumat, Maret 13, 2026
Rating:


Tidak ada komentar