Pemilu Raya Hadirkan Pemimpin Baru, Usung Pembenahan dan Sinergi Berdampak

Dokumentasi Debat Pemilu Raya 2026
Foto Dokumentasi Debat Pemilu Raya 2026

Pemilu Raya (Pemira) Politeknik Negeri Banjarmasin telah resmi selesai pada Rabu, 6 Mei 2026 lalu dengan terpilihnya Muhammad Syarief dan Nabila Azzahra sebagai Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa periode 2026/2027. Melalui Pemira ini, mahasiswa turut menentukan arah baru kepemimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Poliban ke depan. Pasangan terpilih menyatakan kesiapannya untuk membawa BEM menjadi organisasi yang lebih tertata dan berdampak nyata bagi mahasiswa dan masyarakat.

Pemira diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pembentukan panitia, pendaftaran calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa, verifikasi berkas, wawancara, kampanye, debat kandidat, voting, hingga pengumuman hasil. Meski sempat terjadi kendala, Pemira tetap disambut antusias. Muthia Salsa Nabila selaku Ketua Pelaksana Pemira 2026 menjelaskan, "Sempat ada kendala login web voting, namun dapat teratasi sehingga Pemira berjalan lancar dan disambut cukup antusias oleh mahasiswa, apalagi tahun ini ada debat kandidat dan doorprize," jelasnya. Muthia berharap pasangan yang terpilih dapat amanah dan membawa perubahan positif bagi kampus.

Pasangan terpilih, Muhammad Syarief mahasiswa Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah delegasi Himpunan Mahasiswa Akuntansi dan Nabila Azzahra mahasiswi Bisnis Digital delegasi Himpunan Mahasiswa Bisnis, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan mahasiswa. Keduanya maju sebagai Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa untuk membenahi BEM agar lebih baik dan berdampak dengan visi "Mengoptimalkan BEM Poliban sebagai Penggerak yang Inklusif dan Sistematis, serta Menggerakkan Sinergi yang Berdampak Nyata bagi Mahasiswa dan Lingkungan di Internal maupun Eksternal". Mereka berfokus pada misi pembenahan tata kelola dan sumber daya manusia. "Fokus kami perbaikan tata kelola dan SDM karena saat sudah diperbaiki, organisasi juga lebih baik," ujar Zahra. Selain itu, terdapat misi penguatan aspirasi mahasiswa, pendampingan Ormawa, dan perluasan kolaborasi.

Untuk merealisasikan visi misi tersebut, Syarief dan Zahra mengusung program unggulan, yaitu Poliban Harmony Fest yang melibatkan Ormawa, pihak internal, dan eksternal. Rangkaian kegiatannya meliputi bazar untuk mendukung UMKM dan usaha mahasiswa, hiburan bakat, jalan santai bersama civitas akademika guna mempererat hubungan mahasiswa dengan civitas, dan berbagai rangkaian kegiatan lainnya. Syarief juga menambahkan terdapat seminar yang membahas persiapan kerja maupun magang.

Pasangan No Urut 2
Foto Pasangan Nomor Urut 2 Syarief-Zahra 

Lebih lanjut, Syarief memaparkan program inovasi pengabdian desa yang berdampak berkelanjutan. "Kami ingin meninggalkan jejak seperti pojok baca atau biopori yang pelaksanaannya menyesuaikan kondisi desa, namun harapannya bisa dilaksanakan agar nantinya bermanfaat dan bisa dilanjutkan oleh masyarakat desa," jelasnya. Guna memperkuat sinergi di dalam kampus, mereka juga menghadirkan agenda "Sapa Ormawa" sebagai forum untuk membahas isu-isu bersama Ormawa. Setiap program kerja akan dipublikasikan melalui story dan feed sebagai bentuk transparansi, mereka juga menyatakan terbuka terhadap kritik dan saran untuk evaluasi program kerja.

Adapun Pemira tahun ini mendapat respons positif oleh mahasiswa, pelaksanaannya dinilai lebih hidup sehingga mampu menarik minat mahasiswa untuk menggunakan hak suaranya. Penyampaian visi, misi, serta program kerja dirasa lebih aktif. "Pemira tahun ini berjalan cukup baik dan terasa lebih hidup. Merasa senang karena bisa menyampaikan suara dan memilih pemimpin yang bisa membawa perubahan," ungkap Najwa, salah satu mahasiswi.

Dalam kepemimpinannya, Syarief menuturkan akan menganut gaya kepemimpinan demokratis. "Demokratis membuka ruang untuk musyawarah dan mengambil keputusan bersama," tuturnya. Zahra menambahkan, "Kami mau jadikan BEM sebagai rumah terhangat, tetapi ada kalanya bersifat tegas jika diperlukan". Mereka berharap dapat meninggalkan sistem yang lebih tertata, dipercaya mahasiswa, dan mengubah pandangan mahasiswa bahwa organisasi merupakan wadah berkembang dan memperluas relasi. Di sisi lain, Najwa sebagai mahasiswa menaruh harapan besar. "Harapannya BEM dapat menjadi wadah aspirasi yang terbuka dan responsif serta penghubung yang baik antar Ormawa dan kampus," ucapnya.

Penulis: M. Syifa Anshori, Siti Nur Annisa.
Pemilu Raya Hadirkan Pemimpin Baru, Usung Pembenahan dan Sinergi Berdampak Pemilu Raya Hadirkan Pemimpin Baru, Usung Pembenahan dan Sinergi Berdampak Reviewed by LPM Lensa Poliban on Rabu, Mei 20, 2026 Rating: 5

Tidak ada komentar